Sarapan Bubur dan Ngopi di Kedai King


Sarapan Bubur dan Ngopi di Kedai King

Kedai King, Jln Ir H Juanda Pekanbaru

Minggu 14 November 2009, saya dan Yayak meluangkan waktu sarapan pagi di Kedai Kopi King. Kedai kopi King terletak di jalan Juanda, dekat Pasar Bawah Pekanbaru. Kedai Kopi ini terkenal karena kelezatan bubur ayamnya, dan tentu saja didukung oleh kopi hitamnya.

Kami berangkat dari DBQ Rumbai jam delapan pagi, berdua menggunakan mobil Icha. Setelah sampai di jalan Juanda kami mencari-cari Kedai King, sayangnya tidak ketemu sampai tembus kejalan Sudirman, sehingga kami harus memutar lagi untuk mencari.

Setelah sempat berputar, akhirnya ketemulah Kedai King, sebuah ruko 1 pintu yang ditandai oleh papan nama bertuliskan KING.

Kami kemudian mencari tempat parkir, dan masuk ke dalam kedai. Di bagian paling depan kedai terdapat penjual bubur ayam, soto ayam dan nasi.

Penjual Bubur Ayam

Pengunjung

Cakue

Cakue yang dipotong besar-besar dan cabai merah cair. Cabai merah cair ini merupakan salah satu ciri khas bubur ayam chinese style.

Bubur Ayam

Bubur ayam King merupakan bubur ayam chinese style, di dalam bubur dimasukkan telor setengah matang dan dihidangkan bersama cakue

Bubur dan Cakue

Seporsi bubur lengkap yang terdiri dari bubur ayam, cakue dan cabai cair.

Secangkir Kopi Hitam

Secangkir kopi hitam yang dihidangkan dalam cangkir keramik khas. Hampir di setiap kedai kopi menggunakan cangkir ini. Saya dulu sempat membeli satu set cangkir untuk dibawa pulang ke Jogja.

Setelah pesanan terhidang, kami segera menikmati sarapan kami. Yayak menikmati bubur ayamnya dengan menggunakan sumpit, sementara saya menggunakan sendok.

Menikmati

Menurut saya, bubur ayam King ini sangat enak, adonan buburnya padat tidak encer, dan rasanya pas di lidahku. Mungkin benar anggapan beberapa orang kalau bubur ini merupakan yang terenak di Pekanbaru. Tidak rugi rasanya kami sarapan di tempat ini. Apalagi kami sempat bertemu dengan beberapa orang teman kantor di tempat ini, jadi memang King menjadi tujuan utama di Pekanbaru untuk sarapan di luar.

Setelah selesai makan, saya membayar di kasir. Untuk sarapan pagi berdua, akmi menghabiskan uang 33 ribu, harga yang cukup murah untuk sarapan pagi dengan bubur yang enak dan kopi yang lezat. [kom09]

Advertisements

6 Responses to “Sarapan Bubur dan Ngopi di Kedai King”

  1. Iksa Says:

    Wah padat juga tempatnya … mantap deh kalau begitu …

  2. Ratna A Says:

    Jadi teringat tahun 2000 saat masih di DBQ 7 rumbai…apa masih seenak dulu ya ….

  3. Endo F Says:

    Bubur paling enak yang pernah saya makan.. yummy..
    very very recommended.. !!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: