Menikmati Makan Malam di Warung Nasi Bancakan

Menikmati Makan Malam di Warung Nasi Bancakan

WARUNG NASI BANCAKAN Mang Barna & Bi O’om
Jl. Trunojoyo no. 62 Bandung
Ph : 022.420.3650

Minggu 21 Maret 2010, saya bersama dengan Mas Erwin dan Mas Adung makan malam di Warung Nasi Bancakan. Saya mengajak mereka berdua makan malam di warung ini karena ingin menikmati masakan Sunda rumahan.

Jam 20.00 sehabis kuliah Petrografi Reservoir dan berbelanja oleh-oleh di Kartika Sari, kami diantar Ibonk ke warung nasi bancakan, Ibonk dan teman-teman tidak ikut makan karena akan kembal ke Jakarta. Lokasi rumah warung nasi bancakan terletak di jalan Jl. Jl Trunojoyo, Bandung tidak begitu jauh dari RM Sambhara yang pernah saya kunjungi.

Lauk Pauk

Warung nasi Bancakan didirikan oleh Mang Bana  dan Bi Oom pada 17 Oktober 2007 di Jalan Trunojoyo 62. Mang Bana mengkonsep warungnya dan Bi Oom menyiapkan menu-menunya, mereka berasal dari Desa Sukajadi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Warung ini berupaya mengembalikan memori ke era 70-80-an, dengan menyajikan masakan khas Sunda.

Read the rest of this entry »

Menikmati Lomie Imam Bonjol Bandung

Menikmati Lomie Imam Bonjol Bandung

LOMIE & BAKMIE IMAM BONJOl
Jl. Imam Bonjol no. 9. Bandung Ph : 0812.205.3784

Minggu 21 Maret 2010, saya bersama dengan teman-teman Magister Petroleum Geoscience ITB – Chevron makan siang di Lomie dan Bakmie Imam Bonjol Bandung. Mas Erwin yang mengajak kami, karena beliau sudah beberapa kali menikmati kelezatan lomie Imam Bonjol ini. Saya sendiri belum pernah makan lomie dan penasaran dengan kelezatan yang diceritakan Mas Erwin.

Jam 11.30 sehabis kuliah Analisa Cekungan, kami berempat belas berangkat dari kampus ITB menggunakan 3 buah mobil. Lokasi rumah makan Lomie dan Bakmie Imam Bonjol di jalan Jl. Imam Bonjol no. 9. Bandung Ph : 0812.205.3784 tidak begitu jauh dari kampus ITB, sehingga kami tidak memerlukan waktu lama di perjalanan. Sekitar jam 12.00 kami sudah sampai, bertepatan dengan waktu makan siang sehingga rumah makan sangat ramai dengan pengunjung. Beruntung kami masih memperoleh tempat duduk di bagian dalam. Kami kemudian memesan lomie untuk makan siang, kecuali Amin yang memesan Yamin.

Lomie Imam Bonjol

Rumah makan Lomie dan Bakmie Imam Bonjol ini dirintis oleh Pak Ngatimin dengan berjualan lomie di pinggir jalan Imam Bonjol. Kemudian beliau ditawari oleh salah satu pemilik rumah untuk berjualan di dalam pekarangan. Semenjak berjualan di pekarangan ini usaha Pak Ngadimin berkembang dengan pesat dan menarik pedagang makan lain untuk bergabung berjualan di tempat ini. Saat ini tempat makan ini dikelola oleh Pak Sukirno, adik Pak Ngatimin, dengan 11 orang karyawan. Di samping lomie dan bakmi, di sini juga tersedia baso tahu, pempek, batagor, ayam tulang lunak, es oyen, lotek, dan karedok. Read the rest of this entry »

Menikmati Yamin Baso dan Siomay di Sam’s Strawberry

Menikmati Yamin Baso dan Siomay di Sam’s Strawberry

Sam’s Strawberry Corner
Jl. Dago 84, Bandung 022 2534450

Jus Strawberry

Siomay

Read the rest of this entry »

Menikmati Bebek Kremes Wong Jogja di BIP

Menikmati Bebek Kremes Wong Jogja di BIP

Bebek Kremes Wong Jogja,
Food Court Bandung Indah Plaza, Jl. Merdeka No. 56, Bandung

Bebek Kremes Wong Jogja

Bebek Kremes

Read the rest of this entry »

Menikmati Makan Siang di RM Sindang Reret – Lembang

Menikmati Makan Siang RM Sindang Reret – Lembang

Sindang Reret II Jl. Raya Cikole Km 22 – Lembang

RM Sindang Reret menyajikan makanan tradisional Sunda, pertama kali buka di Ciwidey 35 tahun yang lalu, kemudian membuka cabang di Lembang dan Surapati, satu cabang lagi di Jakarta. Sindang artinya datang dan Reret artinya melirik, jadi yang datang diharapkan melirik [lalu membeli dan menikmati makanan yang ada].

ayam-gorengAyam Goreng

Read the rest of this entry »

Menikmati Sup Gurami di Bumbu Desa Laswi

Menikmati Sup Gurami di Bumbu Desa Laswi

Tanggal 28 Agustus kami beruntung menikmati makan malam di Bumbu Desa di jalan Laswi Bandung. Berempat, saya, Ibunya Afa, Afa dan Mas Murdoko naik taxi dari Hyatt Regency menuju kedai Bumbu Desa. Kami makan di tempat ini karena rekomendasi dari Pak Henry Biantoro, rekan milis aglonema. Kami berangkat dari hotel jam 7 malam, dan sampai tak lama kemudian, karena ternyata lokasi Bumbu Desa Laswi tidak terlu jauh dari hotel.

Bumbu Desa merupakan perpaduan klasik dan modern, yang menyajikan aneka makanan bercita rasa khas dengan cara prasmanan. Dan Bumbu Desa Laswi merupakan rumah makan-nya yang pertama. Sesampai di di tempat ini kami segera memesan makanan untuk menu makan malam kami. Sup gurami kami pesan satu porsi untuk empat orang, sayur leunca dan jamur kuping, sayur asem, ayam bumbu desa, mendoan, mujair goreng dan tahu goreng merupakan pesanan kami yang lain, dan tentu saja dengan nasi sebakul. Sedangkan minumannya kami pesan es cincao.

sup guramiSup Gurami

ayam bumbu desaAyam Bumbu Desa

mujairMujair Goreng

mendoan1Mendoan Goreng

leuncaSayur Leunca dan Jamur Kuping

cincaoEs Cincao

Setelah makanan datang, kami segera menikmati hidangannya, sambil ngobrol dengan Mas Murdoko. Citarasa makanan di restoran ini memang sangat istimewa, terutama sup ikan guraminya. Sebagai orang Jogja, biasanya kami kurang menyukai masakan ikan karena amis, dan lebih menyukai ayam dan daging. Namun malam itu, di Bumbu Desa Laswi, kami benar-benar menikmati sup ikan guraminya, yang memang istimewa.

makanAfa dan Ibunya menikmati makanan

Jam setengah sembilanan, kami pulang kembali ke hotel, setelah membayar makanan yang kami makan. Harga makanannya ternyata relatif tidak mahal. Dengan citarasa makanan yang disajikannya, rasanya rugi kalau datang ke Bandung tidak menikmati santap makan di Bumbu Desa ini. Dan menurut Ibunya Afa, dari beberapa rumah makan yang kami singgahi selama di Bandung, Bumbu Desa menempati peringkat teratas, enaknya.
Untuk lebih jauh mengenal Kedai Bumbu Desa ini, anda bisa mengunjungi webnya di http://www.bumbudesa.com/