Menikmati Bakso Populer Pekanbaru

Menikmati Bakso Populer Pekanbaru

Bakso Populer

Melayani Pembeli

Read the rest of this entry »

Advertisements

Menikmati Bakso Kepala Sapi Rumbai

Menikmati Bakso Kepala Sapi Rumbai

Sabtu 22 Mei, saya bersama dengan teman-teman Magister Petroleum Geoscience ITB – Chevron makan malam di Bakso Kepala Sapi Rumbai. Teman-teman ingin menikmati makan malam yang ringan diantara kuliah Petrografi Reservoir, beberapa teman termasuk saya belum pernah makan bakso di sini.

Jam 19.00 sehabis break  kuliahPetrografi Reservoir, kami berenam belas berangkat dari kampus Rumbai Training Cenert menggunakan 3 buah mobil. Lokasi Bakso Kepala Sapi di jalan Jl. Yos Sudarso Rumbai  tidak begitu jauh dari komplek perumahan Chevron, sehingga kami tidak memerlukan waktu lama di perjalanan. Sekitar jam 19.15 kami sudah sampai, bertepatan dengan waktu makan malam.  Kami kemudian memesan bakso untuk makan malam, saya memesan bakso mantaps dan jus wortel.

Warung Bakso

Read the rest of this entry »

Menikmati Lomie Imam Bonjol Bandung

Menikmati Lomie Imam Bonjol Bandung

LOMIE & BAKMIE IMAM BONJOl
Jl. Imam Bonjol no. 9. Bandung Ph : 0812.205.3784

Minggu 21 Maret 2010, saya bersama dengan teman-teman Magister Petroleum Geoscience ITB – Chevron makan siang di Lomie dan Bakmie Imam Bonjol Bandung. Mas Erwin yang mengajak kami, karena beliau sudah beberapa kali menikmati kelezatan lomie Imam Bonjol ini. Saya sendiri belum pernah makan lomie dan penasaran dengan kelezatan yang diceritakan Mas Erwin.

Jam 11.30 sehabis kuliah Analisa Cekungan, kami berempat belas berangkat dari kampus ITB menggunakan 3 buah mobil. Lokasi rumah makan Lomie dan Bakmie Imam Bonjol di jalan Jl. Imam Bonjol no. 9. Bandung Ph : 0812.205.3784 tidak begitu jauh dari kampus ITB, sehingga kami tidak memerlukan waktu lama di perjalanan. Sekitar jam 12.00 kami sudah sampai, bertepatan dengan waktu makan siang sehingga rumah makan sangat ramai dengan pengunjung. Beruntung kami masih memperoleh tempat duduk di bagian dalam. Kami kemudian memesan lomie untuk makan siang, kecuali Amin yang memesan Yamin.

Lomie Imam Bonjol

Rumah makan Lomie dan Bakmie Imam Bonjol ini dirintis oleh Pak Ngatimin dengan berjualan lomie di pinggir jalan Imam Bonjol. Kemudian beliau ditawari oleh salah satu pemilik rumah untuk berjualan di dalam pekarangan. Semenjak berjualan di pekarangan ini usaha Pak Ngadimin berkembang dengan pesat dan menarik pedagang makan lain untuk bergabung berjualan di tempat ini. Saat ini tempat makan ini dikelola oleh Pak Sukirno, adik Pak Ngatimin, dengan 11 orang karyawan. Di samping lomie dan bakmi, di sini juga tersedia baso tahu, pempek, batagor, ayam tulang lunak, es oyen, lotek, dan karedok. Read the rest of this entry »

Menikmati Yamin Baso dan Siomay di Sam’s Strawberry

Menikmati Yamin Baso dan Siomay di Sam’s Strawberry

Sam’s Strawberry Corner
Jl. Dago 84, Bandung 022 2534450

Jus Strawberry

Siomay

Read the rest of this entry »

Menikmati Bakso Lapangan Tembak Senayan

Menikmati Bakso Lapangan Tembak Senayan

Selasa 5 Mei 2009, saya beruntung mendapat kesempatan makan malam di Bakso Lapangan Tembak  Senayan. Malam ini, mestinya saya bersama dengan teman-teman dari CPI makan malam di Gala Dinnernya IPA di JCC, sayangnya ketika kami sampai di JCC jam 19.15 makanan sudah habis. Dan kami memutuskan untuk makan malam di Bakso Lapangan Tembak.  Teman-teman di drop di Bakso Lapangan Tembak, sementara saya ikut bis balik ke Hotel Mulia untuk menjemput Afa dan Ibunya. Kami kemudian jalan kaki dari Hotel Mulia ke Bakso Lapangan Tembak.

bakso-lapangan-tembak1Bakso Lapangan Tembak

Bakso Lapangan Tembak didirikan oleh Ki Ageng Widyanto Suryo Buwono – nama yang dianugerahkan Sultan Hamengkuwono IX tahun 1980-an – pada tahun 1971. Widyanto keluar-masuk kampung menjajakan bakso pikulnya. Di siang hari, biasanya ia mengelilingi gang kampung Petamburan, Slipi, Pejompongan dan Gelora Senayan. Dan malam harinya, ia biasa mangkal di kawasan Lapangan Tembak Senayan (kini telah berubah menjadi Hotel Mulia) . Hingga  akhirnya, di tahun 1982 ia memutuskan mangkal tiap hari di luar pagar kompleks Lapangan Tembak Senayan.
Dan  tahun 1983 ia diizinkan memboyong gerobak baksonya ke dalam kompleks, dan sejak itu baksonya dikenal masyarakat dengan sebutan Bakso Lapangan Tembak Senayan.

menu1Menu Bakso Lapangan Tembak

Read the rest of this entry »