Saung Punclut Teh Ita, Punclut, Bandung

Saung Punclut Teh Ita, Punclut, Bandung

Read the rest of this entry »

Nikmatnya Baracuda Bakar di Rumah Makan Alas Daun Bandung

Nikmatnya Baracuda Bakar di Rumah Makan Alas Daun Bandung

Alas Daun Bandung

Pilihan Lauk

Read the rest of this entry »

Ma’ Uneh Bandung

Ma’ Uneh Bandung

Ma’ Uneh, Jln Terasana 132,  Bandung

Sabtu, 9 Oktober 2010, saya bersama denganBudi makan malam di RM Ma’ Uneh Jln Pajajaran Bandung . Kami makan malam di warung makan ini karena ingin menikmati kelezatan masakan RM Ma’ Uneh yang sudah melegenda. Karena belum pernah ke RM Ma’ Uneh saya dan Budi menggunakan axi dari depan BIP. Ternyata jarak BIP dengan RM Ma’ Uneh tidak terlalu jauh, hanya perlu membayar argo taxi Rp. 11.000,00.

Warung Makan Ma’ Uneh Bandung

Read the rest of this entry »

Menikmati Makan Malam di Warung Nasi Bancakan

Menikmati Makan Malam di Warung Nasi Bancakan

WARUNG NASI BANCAKAN Mang Barna & Bi O’om
Jl. Trunojoyo no. 62 Bandung
Ph : 022.420.3650

Minggu 21 Maret 2010, saya bersama dengan Mas Erwin dan Mas Adung makan malam di Warung Nasi Bancakan. Saya mengajak mereka berdua makan malam di warung ini karena ingin menikmati masakan Sunda rumahan.

Jam 20.00 sehabis kuliah Petrografi Reservoir dan berbelanja oleh-oleh di Kartika Sari, kami diantar Ibonk ke warung nasi bancakan, Ibonk dan teman-teman tidak ikut makan karena akan kembal ke Jakarta. Lokasi rumah warung nasi bancakan terletak di jalan Jl. Jl Trunojoyo, Bandung tidak begitu jauh dari RM Sambhara yang pernah saya kunjungi.

Lauk Pauk

Warung nasi Bancakan didirikan oleh Mang Bana  dan Bi Oom pada 17 Oktober 2007 di Jalan Trunojoyo 62. Mang Bana mengkonsep warungnya dan Bi Oom menyiapkan menu-menunya, mereka berasal dari Desa Sukajadi, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Warung ini berupaya mengembalikan memori ke era 70-80-an, dengan menyajikan masakan khas Sunda.

Read the rest of this entry »

Menikmati Tomyam dan Sate Ikan Tuna di Koki Sunda Pekanbaru

Menikmati Tomyam dan Sate Ikan Tuna di Koki Sunda Pekanbaru

RM Koki Sunda, Jln Sudirman, Pekanbaru

Jum’at 10 Juli 2009, saya, Yayak dan Heri makan malam di Koki Sunda, Pekanbaru. Bertiga kami naik taxi puskopau, berangkat dari DBQ Rumbai jam 8 malam, dan sampai di RM Koki Sunda jam setengah sembilanan malam. Sudah agak larut memang, karena saya baru saja tiba dari Duri.

Rumah makan Koki Sunda, terlihat dari namanya memang menyajikan masakan-masakan khas Sunda sebagai andalannya. Rumah makan ini berpusat di Medan, dan yang di Pekanbaru ini merupakan cabangnya. Kami sudah beberapa kali makan di rumah makan ini, dan saat ini ingin kembali menikmatinya sebagai makan malam.

IMG_0565Teh Tarik

Kami kemudian segera mengambil tempat duduk, dan memesan makanan. Kami  memesan sate ikan tuna,  tomyam, gurami bakar dan tempe goreng. Sedangkan untuk sayurnya saya memesan cha kangkung dan genjer.

IMG_0589Tomyam

Read the rest of this entry »

Menikmati Makan Malam di Nasi Bakar Mang Uneh

Menikmati Makan Malam di Nasi Bakar Mang Uneh

Nasi Bakar Mang Uneh, Jln Ahmad Yani, Pekanbaru, telpon 085271600327

IMG_0531Daftar Menu

IMG_0534Nasi Bakar

Read the rest of this entry »

Munas kampung-UGM di Pondok Sunda Senayan City

Munas kampung-UGM di Pondok Sunda Senayan City

Pondok Sunda Senayan City LG. 78, Jl. Asia Afrika Lot 19, Jakarta Selatan
Telp: 021-72781388

Selasa, 5 Mei 2009, saya bertemu dengan Mas Rovicky di lantai bawah JCC. Mas Rovicky merupakan kakak kelas saya di geologi dan mentor “virtual” di milis kampung-UGM. Saat itu saya baru selesai mengecek poster yang dipamerkan pada saat IPA conference yang ke-33, sedangkan Mas Rovicky sedang mengobrol dengan Mas Iswani dan Mas Henry Banjarnahor. Mas Rovicky kemudian menyuruh saya untuk mengadakan gathering milis kampung-UGM, lokasinya di Senayan City, waktunya Rabu malam. Saya kemudian minta tolong Intan untuk membuat undangan di milis kampung-UGM.

Rabu, 6 Mei 2009, saya, Afa dan Ibunya berangkat dari hotel Mulia jam 19.00. Awalnya saya tidak akan mengajak Afa karena dia kelihatan capek setelah seharian main-main ke Sea World dan Gelanggang Samudera, namun dia minta ikut dan ndak mau ditinggal di hotel dengan Ibunya. Kami kemudian naik taxi di depan hotel Mulia. Anung sudah sampai duluan, dan menunggu di lower ground Senayan City, Mas Rovicky juga sudah sampai, saya kemudian menginfokan posisi Anung ke Mas Rovicky.

Jam 19.30 kami bertiga sampai di Senayan City, perlu waktu 30-an menit untuk menempuh jarak Mulia-Senayan City yang hanya sekitar 1 km-an [termasuk nunggu taxi], padahal kalau sendirian jalan kaki cuma perlu waktu sekitar 15 menit. Anung dan Mas Rovicky sudah menunggu, dan kamipun kemudian mencari tempat untuk makan malam dan mengobrol.

Saya dan Mas Rovicky tidak mengetahui tempat makan yang enak [makanan dan suasananya], sehingga keputusan di serahkan ke Anung. Anung kemudian mengajak kami ke Pondok Sunda di LG. 78. Begitu masuk, kami langsung diminta untuk memilih lauk. Ada bermam-macam lauk dan sambal khas rumah makan Sunda yang disediakan rumah makan ini. Setelah memilih lauk untuk makan malam kami, kami kemudian mengambil tempat duduk di bagian belakang, yang rencanananya dipesan untuk 6 orang. Sambil menunggu pesanan makanan kami datang, kami berdiskusi ngalor ngidul. Salah satunya, Mas Rovicky menyarankan posisi kontrak ataupun permanen, yang paling penting adalah besarnya penghasilan pertahunnya kalau mau pindah pekerjaan. [Menurutku ini cocok untuk Mas Rovicky yang mempunyai reputasi yang sangat baik dan jaringan yang luas, sementara saya masih membangun reputasi itu]

Tidak berapa lama kemudian, pesanan makanan kami sudah tiba. Anung dan Mas Rovicky memilih lauk a.l tahu isi, empal, tempe bacem, ayam bakar dan mendoan. Sedangkan saya dan Ibunya Afa memesan ikan asin, tahu goreng, mendoan, ayam bakar usus goreng dan sate udang. Afa tidak kalah memesan sop buntut.

LaukLauk Anung dan Mas Rovicky

Read the rest of this entry »