Sambal Belut Pak Sabar Bantul

Sambal Belut Pak Sabar Bantul

RM Sambel Welut Pak Sabar,
Jln Imogiri Barat km 6, Dokaran, Tamanan,
Banguntapan, Bantul, telp 08282753770

Rabu, 15 september 2010, saya bersama dengan Tami, Mas Eka, mBak Ungah, Imam,  Bapak dan Afa makan malam di Warung Sambal Belut Pak Sabar. Kami mampir ke warung itu setelah pulang dari ujung di rumah Pak Dhe Zam di Suryowijayan.

Warung sambal belut Pak Sabar adalah warung makan yang menyajikan menu ikan air tawar [belut, kutuk dan lele lokal] goreng dengan menu spesial sambal belut tanpa duri yang didirikan oleh Pak Sabar pada tahun 1993.

Warung makan ini terletak di Dokaran, Tamanan, Banguntapan  Bantul. Dari kota Yogya jaraknya sekitar 6 km. Arahnya dari Jln Sisingamangaraja/ jln Imogiri Barat ke selatan sampai bertemu dengan ringroad selatan, masih ke selatan lagi sekitar 1,5 km sampai melewati  dusun Ngoto [Jln Imogiri barat km 6]  kemudian belok ke Timur/ kiri sampai ketemu papan nama Pak Sabar.

Belut

Menu yang tersedia di sini yaitu sambal belut, belut goreng, kutuk [gabus] goreng dan lele lokal goreng. Pak Sabar mulai berjualan pada tahun 1993 dengan angkringan di tepi jalan, sambal belut dibungkusi seperti nasi kucing pada umumnya. Namun cara ini hanya bertahan seminggu, kemudian berjualan dengan piring dan sambal di masak sekaligus kemudian ditaruh di panci, ketika ada pembeli tinggal mengambil.

Selengkapnya silahkan baca di …..  Read the rest of this entry »

Menikmati Makan Siang di RM Pak Datuk Duri

Menikmati Makan Siang di RM Pak Datuk Duri

Dendeng Balado

Gulai Baung Read the rest of this entry »

Menikmati Mangut Welut di Pasar Godean

Menikmati Mangut Welut di Pasar Godean

 
Seberang Gerbang Pasar Godean, Jln Godean Km 15
Yogyakarta

Rabu 31 Maret 2010, saya bersama dengan Mas Eka sekeluarga dan Tami makan malam di warung mangut welut godean. Kami singgah dalam perjalanan pulang menjenguk Ichank yang sedang berkemah di PPSJ Kulonprogo, kebetulan melewati Pasar Godean.

Mangut welut Godean ini dirintis oleh mBah Darmo pada tahun 1946, dengan menu utama nasi mangut welut. Sejak tahun 1997 pengelolaan dilanjutkan oleh Bu Surani (cucu mBah Darmo) bersama dengan suaminya, Pak Ngadiyono. Sejak itu mulai ada menu tambahan gudeg, sayur daun singkong dan sambal krecek.

Warung Mangut

Warung mangut welut ini menyajikan mangut welut dengan bumbu mangut yang lebih pedas karena menggunakan laos. Sedangkan menu tambahan lainnya berupa gudeg, sayur daun singkong, sambal krecek, lele goring, lauk pauk baceman, telur, wader dan krupuk. Minumannya hanya menyediakan teh. Jam buka warung dari jam 6 sore sampai 10 malam.

Read the rest of this entry »