Nikmatnya Anyang Paku di RM Melayu Rokan Pekanbaru

Nikmatnya Anyang Paku di RM Melayu Rokan Pekanbaru

Minggu, 2 Oktober 2011, saya dan Hery berangkat menuju RM melayu Rokan dari DBQ 201 Rumbai. Hari ini kami mengadakan syawalan KagamaVirtual (KV)  Riau, meskipun bulan syawal sudah berlalu, yang penting kumpul-kumpul untuk menjaga silaturahmi. Kebetulan badanku sudah enak setelah paginya diurut Pak Kamal dan sarapan bubur ayam-roti srikaya-dimsum ceker plus secangkir kopi O di Kim Teng. Kami berangkat dari Rumbai jam setengah sebelas, menggunakan Innova Hery dan sampai di RM Melayu Rokan jln Arifin Ahmad sekitar jam sebelas karena perjalanan lancar dan tidak macet.

Ketika kami datang, baru ada 5 orang personel KV, bertujuh dengan kami jadinya. Yang sudah datang duluan Yassir, Anggoro dan Wahyu bersama dengan dua teman baru yang ternyata Gandhung dan Heru. Gandhung dan Heru baru pertama kali datang kopdar, keduanya merupakan guru di Dharma Yudha dan mengetahui kopdar Kagama Virtual dari angkringan anglo. Sedikitnya kawan yang hadir, sudah saya duga disebabkan publikasi yang mendadak dan kesibukan masing-masing.

Anyang Paku

Read the rest of this entry »

Advertisements

Menikmati Bakso Kepala Sapi Rumbai

Menikmati Bakso Kepala Sapi Rumbai

Sabtu 22 Mei, saya bersama dengan teman-teman Magister Petroleum Geoscience ITB – Chevron makan malam di Bakso Kepala Sapi Rumbai. Teman-teman ingin menikmati makan malam yang ringan diantara kuliah Petrografi Reservoir, beberapa teman termasuk saya belum pernah makan bakso di sini.

Jam 19.00 sehabis break  kuliahPetrografi Reservoir, kami berenam belas berangkat dari kampus Rumbai Training Cenert menggunakan 3 buah mobil. Lokasi Bakso Kepala Sapi di jalan Jl. Yos Sudarso Rumbai  tidak begitu jauh dari komplek perumahan Chevron, sehingga kami tidak memerlukan waktu lama di perjalanan. Sekitar jam 19.15 kami sudah sampai, bertepatan dengan waktu makan malam.  Kami kemudian memesan bakso untuk makan malam, saya memesan bakso mantaps dan jus wortel.

Warung Bakso

Read the rest of this entry »

Menikmati Asam Pedas Baung di RM Nyak Aki Rumbai

Menikmati Asam Pedas Baung di Jln Sekolah Rumbai

RM Nyak Aki,  jln Sekolah Rumbai, Pekanbaru,
telpon 0761-54067

Sabtu 22 Mei 2010, saya makan siang bersama dengan teman-teman Magister Petroleum Geoscience ITB Chevron di RM Nyak Aki jalan Sekolah Rumbai.  Dulu sewaktu masih di Minas [2001-2003], saya sering makan di rumah makan ini, baik makan di tempat maupun bungkus untuk dimakan bersama-sama dengan teman-teman kantor di Minas. Makanan favorit saya adalah asam pedas baung dan gulai baung bumbu kuning.

Rumah Makan Nyak Aki didirikan pada tahun 1967 oleh Pak Mansyur [Nyak Aki] di pelabuhan Caltex lama di tepian sungai Siak, bersebelahan dengan warung Mak Cuik yang didirikan oleh Ibu Sari Banun. Pada tahun 1985, kedua rumah makan mengalami penggusuran karena perbaikan fasilitas pelabuhan, warung Mak Cuik tetap berada di komplek pelabuhan, sedangkan Rumah Makan Nyak Aki pindah ke pojok pertigaan jalan Sekolah dengan jalan Sembilang sampai saat ini. Saat ini rumah makan ini dikelola oleh Pak Masri yang merupakan putra Pak Mansyur bersama dengan keluarganya.

RM Nyak Aki

Read the rest of this entry »

Menikmati Sate Cun Rumbai

Menikmati Sate Cun Rumbai

Sate si Cun,  Tep 6 [samping Masjid Ittihad]
Rumbai, telpon 08137079312

Jum’at 21 Mei 2010, saya makan malam bersama dengan teman-teman Magister Petroleum Geoscience ITB Chevron di Sate Cun Rumbai. Dulu sewaktu masih di Minas [2001-2003], saya sering makan diwarung sate ini,  Pesanan favorit saya adalah sate lidah 1,5 porsi.

Warung sate Cun didirikan pada tahun 1980 oleh Pak Zulhamri [Si Cun] di . dekat masjid Ittihad Rumbai. Nanun karena kewalahan mengatur anak-anak pada saat bulan Ramadlan, pengurus masjid meminta Cun pindah ke tempat yang sekarang di dekat tep 6, persis di luar pagar kompleks Chevron Rumbai.

Warung Sate Cun

Menyiapkan Sate

Read the rest of this entry »

Menikmati Gulai Baung dan Ikan Pantau di Warung Mak Cuik

Menikmati Gulai Baung dan Ikan Pantau di Warung Cuik

Warung Mak Cuik, Pelabuhan Caltex Lama, Ujung Jalan Sembilang, Rumbai, Pekanbaru
Telpon 08127520761

Sabtu 2 Mei 2009, saya dan Yayak berniat untuk makan siang di Warung Mak Cuik, dekat pelabuhan Caltex di tepi sungai Siak. Jam 11.00 kami berangkat naik motor dari rumah Yayak di DBQ 201 Rumbai, dan sampai tidak lama kemudian di warung Mak Cuik. Jarak dari rumah Yayak  ke warung Mak Cuik hanya sekitar 3,5 km [2,5 km dari Bundaran Caltex Rumbai], yang kami tempuh dalam waktu kurang lebih sepuluh menit. Saat kami datang warung masih sepi, cuma ada satu rombongan yang sedang menikmati makan siang.

Warung Mak Cuik merupakan salah satu ikon kuliner kota Pekanbaru dan Riau, sudah beberapa kali masuk liputan di majalan/ koran dan pernah didatangi Pak Bondan maknyuss. Warung makan ini didirikan pada tahun 70-an oleh Ibu Sari Banun yang berasal dari Batu Sangkar dan mempunyai menu andalan berupa gulai baung. Cuik sendiri, berasal dari kosakata Minang Suik [Lesuik] yang artinya badan yang paling kecil dan kurus di rumah. Saat ini Ibu Sari Banun sudah pensiun, dan usahanya diteruskan oleh anak-anaknya. Kemungkinan nama warung Mak Cuik ini berasal dari panggilan salah satu anaknya, Si Suik, yang lama-lama berubah menjadi Cuik.

DSC01910Warung Mak Cuik

Aktivitas warung Mak Cuik di mulai pukul 7 pagi, ketika pedagang yang memasok bahan baku ikan baung, ikan pantau dan udang galah datang menyetorkan dagangannya. Ikan dan udang yang menjadi bahan baku masakan yang diolah berasal dari setoran orang, tidak pasti berapa jumlahnya perkilo. Kadang dapat setoran 5 kg baung, kadang 10 kg kadang malah tidak dapat. Jam sembilan kru masak mulai memasak makanan yang siap di sajikan pada pukul 11.00. dan secara teori, warung ini akan tutup jam setengah 2 siang.

DSC01867Kru Warung Mak Cuik

Kami berdua segera memesan makanan untuk menu makan siang, namun kami malah diminta untuk memilih sendiri di dapur. Saya segera menuju kedapur, untuk memilih makanan dan mengambil gambar-gambar makanan yang ada. Di meja dapur sudah terhidang ikan pantau goreng, udang galah goreng, dan gulai baung. Saya memesan 2 porsi gulai kepala baung dan seporsi ikan pantau goreng, plus sayur pucuk ubi, sambal merah dan sambal hijau.
Read the rest of this entry »