Menikmati Nasi Pring di Bumbu Desa Sagan

Menikmati Nasi Pring di Bumbu Desa Sagan

Jum’at 27 Maret 2009, saya Afa dan Ibunya makan siang di Bumbu Desa Sagan. Sebelumnya kami bertiga juga pernah makan di Bumbu Desa Laswi Bandung, dan kami terkesan karena kenyamlengan masakan  dan suasananya yang enak, dan kali ini kami ingin menikmati masakan bumbu desa di kota kami sendiri.

Begitu datang, kami disambut oleh pelayan yang ramah yang memberi kami nomer meja, dan segera kami mengambil tempat duduk di raungan yang bersih, asri dan sangat nyaman untuk tempat makan. Kami kemudian memilih makanan setelah meletakkan barang bawaan kami di kursi. Pelayan di Bumbu Desa melayani kami dengan sangat ramah, dan proaktif melayani kami, sehingga membuat kami semakin nyaman di rumah makan ini.

100_3145Memilih Makanan

100_3141Melayani Pesanan

Kami memesan sup gurami, ayam goreng, udang goreng, tempe, sayur kangkung dan sayur genjer, minumannya kami memesan es pelangi. Menurut saya, ada yang unik dari Bumbu Desa Sagan ini, yaitu kehadiran nasi pring sagan yang kemudian saya pesan untuk makan siang. Dan tidak lupa kami juga mengambil lalapan dan sambal.

100_3130Nasi Pring Sagan

Read the rest of this entry »

Advertisements

Menikmati Sup Gurami di Bumbu Desa Laswi

Menikmati Sup Gurami di Bumbu Desa Laswi

Tanggal 28 Agustus kami beruntung menikmati makan malam di Bumbu Desa di jalan Laswi Bandung. Berempat, saya, Ibunya Afa, Afa dan Mas Murdoko naik taxi dari Hyatt Regency menuju kedai Bumbu Desa. Kami makan di tempat ini karena rekomendasi dari Pak Henry Biantoro, rekan milis aglonema. Kami berangkat dari hotel jam 7 malam, dan sampai tak lama kemudian, karena ternyata lokasi Bumbu Desa Laswi tidak terlu jauh dari hotel.

Bumbu Desa merupakan perpaduan klasik dan modern, yang menyajikan aneka makanan bercita rasa khas dengan cara prasmanan. Dan Bumbu Desa Laswi merupakan rumah makan-nya yang pertama. Sesampai di di tempat ini kami segera memesan makanan untuk menu makan malam kami. Sup gurami kami pesan satu porsi untuk empat orang, sayur leunca dan jamur kuping, sayur asem, ayam bumbu desa, mendoan, mujair goreng dan tahu goreng merupakan pesanan kami yang lain, dan tentu saja dengan nasi sebakul. Sedangkan minumannya kami pesan es cincao.

sup guramiSup Gurami

ayam bumbu desaAyam Bumbu Desa

mujairMujair Goreng

mendoan1Mendoan Goreng

leuncaSayur Leunca dan Jamur Kuping

cincaoEs Cincao

Setelah makanan datang, kami segera menikmati hidangannya, sambil ngobrol dengan Mas Murdoko. Citarasa makanan di restoran ini memang sangat istimewa, terutama sup ikan guraminya. Sebagai orang Jogja, biasanya kami kurang menyukai masakan ikan karena amis, dan lebih menyukai ayam dan daging. Namun malam itu, di Bumbu Desa Laswi, kami benar-benar menikmati sup ikan guraminya, yang memang istimewa.

makanAfa dan Ibunya menikmati makanan

Jam setengah sembilanan, kami pulang kembali ke hotel, setelah membayar makanan yang kami makan. Harga makanannya ternyata relatif tidak mahal. Dengan citarasa makanan yang disajikannya, rasanya rugi kalau datang ke Bandung tidak menikmati santap makan di Bumbu Desa ini. Dan menurut Ibunya Afa, dari beberapa rumah makan yang kami singgahi selama di Bandung, Bumbu Desa menempati peringkat teratas, enaknya.
Untuk lebih jauh mengenal Kedai Bumbu Desa ini, anda bisa mengunjungi webnya di http://www.bumbudesa.com/