Munas Kampung-UGM di Sate Samirono

Munas Kampung-UGM di Sate Samirono

Sate Samirono, Jln Colombo 105/ 38, Samirono, Caturtunggal, telpon 0274 541288/ 541287 

Kamis 16 Juli 2009, saya mengundang teman-teman milis kampung-UGM untuk melakukan gathering di sate Samirono, Jln Colombo. Kampung-UGm adalah komunitas alumni UGM yang tergabung dalam milis kampung-UGM@yahoogroups.com, dan merupakan salah satu milis alumni UGM yang paling aktif anggotanya. Kebetulan saya menjadi salah satu moderator milis itu, dan sudah menjadi kebiasaan untuk mengadakan kumpul-kumpul dengan anggotanya.

Daftar MenuDaftar Menu

Pemilihan lokasi Sate Samirono karena beberapa hal, antara lain lokasinya yang di dekat kampus UGM sehingga aksesnya mudah buat kami, dan tentu saja karena cita rasa sate samirono yang sudah melegenda. Menurut beberapa teman, sate kambing samirono merupakan sate terenak di Jogja.

Read the rest of this entry »

Advertisements

Menikmati Sate Klatak Mas Barry Bantul

Menikmati Sate Klatak Wedus Mas Barry Bantul

Sate Klatak Mas Barry,  Pasar Jejeran Wonokromo Bantul
Telpon 081328800165


25 March 2009 jam 20.00, kami sampai di pasar Jejeran, Bantul, setelah melalui perjalanan panjang dari Turi dan nyamperi mBak Nani dan Mas Hendri. Malam ini, saya sekeluarga dan Mas Eko sekeluarga berniat merasakan sate Klatak yang sangat terkenal di Jogja. Kebetulan mBak Nani dan Mas Hendri sudah sering ke pasar Jejeran dan tinggal tidak jauh dari situ.

mBak Nani segera mengajak kami masuk ke pasar Jejeran, dan memilih Sate Klatak Mas Barry. Mas Barry merupakan generasi ketiga yang berjualan sate klatak. Sebelumnya, ayahnya Wakidi, juga berjualan di sini. Wakidi meneruskan usaha ayahnya yang bernama Ambyah yang membuka usaha ini pada tahun 1946.

Spanduk Mas Barry

Kami pun segera duduk lesehan di los pasar yang kalau siang dipakai buat jualan, dan segera memesan minuman dan makanan. Untuk minumnya, kami memesan teh  poci yang disajikan dengan teko, sedangkan makanannya ada  yang pesan sate klatak, sate bukan klatak dan tongseng. Read the rest of this entry »

Soto Sulung Pak Malik Stasiun Tugu Yogya

Soto Sulung Pak Malik Stasiun Tugu Yogya

Soto Sulung Stasiun Tugu – Soto Sulung Pertama di Jogja
kompleks Parkir Stasiun Tugu bagian Selatan

soto dagingSelasa 30 Desember 2008 jam 13.30, setelah berputar-putar mencari warung oseng-oseng mercon dan tidak ketemu, akhirnya saya, Tato dan Ibunya Afa memutuskan makan siang di Soto Sulung Stasiun Tugu.

Warung Soto Sulung Stasiun Tugu terletak di kompleks Stasiun Tugu bagian Selatan. Perintis Soto Sulung Stasiun Tugu adalah Pak Malik sejak tahun 1968. Dan sejak bulan Agustus 1970, mereka resmi berjualan soto di kompleks Stasiun Tugu sampai sekarang. Saya sudah cukup lama menjadi pelanggan soto sulung ini, yang rasa sotonya paling nyamleng selama ini menurut saya.

melayani pembeliMelayani Pembeli

Ada dua macam menu soto di warung ini, soto daging dan soto campur, dengan pilihan tambah pakai telor rebus atau tidak.  Sementara nasinya menggunakan nasi bungkus. Soto dihidangkan dalam mangkok sedang.

soto dagingSoto Daging

soto campurSoto Campur

Kali ini saya memesan soto daging ditambah telor rebus, dan saya segera menyantapnya dengan nasi dan kerupuk. Citarasa soto sulung ini memang nyamleng tenan, perpaduan rasa lapar dan kenyamlengan soto ini membuat saya menghabiskan semangkuk soto + nasi dalam waktu yang tidak begitu lama. Dan saya pun memesan semnagkuk soto lagi, sayang soto dagingnya sudah habis, sehingga saya memesan soto campur.

Read the rest of this entry »